JAKARTA iNews.id - Belasan abad silam semesta alam menunggu nunggu peristiwa besar kelahiran manusia mulia ke dunia.
Para Rahib pun ikut menantikan kelahiran manusia agung ini dengan melihat bintang bintang di langit dan bertanya ke setiap orang Arab yang datang ke Syam.
Berita akan lahirnya nabi terakhir itu sudah dikabarkan Allah dalam kitab Taurat dan Injil.
"Dan (ingatlah) ketika Isa putra Maryam berkata, "Wahai Bani Israil! Sesungguhnya aku utusan Allah kepadamu yang membenarkan kitab (yang turun) sebelumku, yaitu Taurat dan memberi kabar gembira dengan seorang rasul yang akan datang setelah aku yang bernama Ahmad (Muhammad). Namun, ketika Rasul itu datang kepada mereka dengan membawa bukti-bukti nyata mereka berkata 'ini adalah sihir yang nyata". (QS. as Shafar:6)
Nabi lahir pada Senin malam menjelang dini hari, 12 Rabiul Awal, pada tahun gajah atau bertepatan dengan 23 April 571 Masehi.