130 Perusahaan Sudah Terdaftar di Simirah, Kemenperin Jamin Ketersediaan Minyak Goreng Curah

Advenia Elisabeth
Dirjen Industri Agro Kemenperin, Putu Juli Ardika. (Foto: dok Kemenperin)

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menyatakan 130 perusahaan sudah terdaftar dalam Sistem Informasi Minyak Goreng Curah (Simirah) 2.0. Hal itu, memberi jaminan ketersediaan minyak goreng curah untuk kebutuhan domestik. 

Direktur Jenderal Industri Agro Kemenperin, Putu Juli Ardika, mengatakan 130 perusahaan yang sudah mendaftar di Simirah 2.0 per 1 Juli 2022, terdiri 51 produsen Crude Palm Oil (CPO), dan 79 produsen Minyak Goreng Sawit (MGS).

"Di dalam program Minyak Goreng Curah Rakyat (MGCR), saat ini sudah terdapat penambahan produsen, yang awalnya 75 perusahaan pada Program Minyak Goreng Curah Bersubsidi, menjadi 79 perusahaan MGS,” kata Putu, melalui keterangan tertulis di Jakarta, dikutip Senin (4/7/2022).

Dari total 130 perusahaan yang mendaftar di Simirah 2.0, lanjutnya, sebanyak 98 perusahaan sudah mendapatkan nomor registrasi yaitu 24 produsen CPO dan 74 produsen MGS.

"Semua yang mendaftar, tidak ada yang ditolak. Tetapi yang belum mendapat nomor registrasi itu karena masih proses verifikasi atau masih melengkapi data yang kurang," ujar Putu.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
2 hari lalu

Jadi Menperin, Sarmuji Pastikan Kebijakan Agus Gumiwang bakal Dilanjutkan

21 hari lalu

Harga Pangan Hari Ini 14 September 2026: Cabai Keriting hingga Minyak Goreng Curah Naik

1 bulan lalu

Rusia Gandeng RI Kerja Sama Sektor Industri, Jajaki Teknologi Drone hingga Robot Bawah Air

2 bulan lalu

Era LCEV, Pemerintah Dorong Mazda Produksi Mobil Hybrid dan Listrik di Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal