14 Pabrik Garmen di Jawa Barat Berencana Relokasi ke Jawa Tengah gegara UMK Tinggi

Agung Bakti Sarasa
14 pabrik garmen di Jawa Barat berencana relokasi ke Jawa Tengah gegara UMK tinggi. Foto: Ilustrasi

"Para pengusaha di wilayah itu pun sudah melaporkan situasi ini ke Kementerian Tenaga Kerja RI," ujarnya.

Racmat mengungkapkan, 14 pabrik tersebut sudah mengajukan permohonan penangguhan upah di bawah UMK Jabar ke Kemenaker. Namun karena aturan sekarang sudah berubah, sehingga perusahaan diwajibkan membayar upah bagi para pekerja sesuai keputusan UMK 2023.

"Jadi dengan upah sekitar Rp4,5 juta, kemungkinan mereka tidak sanggup untuk membayar gaji pekerjanya, sehingga mereka meminta ke pusat, ke kementerian (Kemenaker) karena kalau ke provinsi tidak ada kewenangannya untuk pindah pabrik dari Jawa Barat," tuturnya.

Dia menyebut, rencana relokasi pabrik sudah dilampirkan dengan kesepakatan para pekerja di 14 pabrik tersebut.

"Sebagian besar yang mau pindah itu di Purwakarta, tapi memang saya belum klarifikasi kembali. Ini baru mereka yang menyampaikan rencana relokasi pabriknya ke Cirebon atau ke Jawa Tengah," tuturnya.

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
Nasional
12 hari lalu

Momen Gibran Hadiri Perayaan Natal di Salatiga: Ini Kota Paling Toleran di Indonesia

Nasional
13 hari lalu

Gibran Hadiri Perayaan Natal di Jateng dan Pantau Arus Mudik

Nasional
20 hari lalu

Demokrat Usul Upah Minimum Kabupaten/Kota Dihilangkan, Ini Alasannya

Nasional
21 hari lalu

Prabowo Teken PP Pengupahan, Kenaikan UMP 2026 Pakai Formula Baru

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal