3 BUMN dengan Utang Paling Besar, PTPN Tembus Rp48 Triliun 

Suparjo Ramalan
Kementerian BUMN mengungkapkan tiga perusahaan pelat merah terlilit utang paling besar selama pandemi Covid-19. (Foto: Antara)

Mantan Bos Inter Milan itu menyebutkan, utang emiten sektor konstruksi berkaitan dengan kebutuhan dana untuk menggenjot sejumlah proyek yang tengah dijalankan emiten. "Sekarang ini suka tidak suka pembangunannya butuh dana sangat besar, tetapi karena masih Covid-19 penurunannya sangat signifikan," katanya.  

Untuk PTPN, utang perseroan mencapai Rp48 triliun. Sementara itu, KAI mengalami penurunan penumpang lebih dari 15 persen setahun. 

"Ini tentu akibatnya ada perusahaan yang sejak awal utangnya cukup tinggi harus direstrukturisasi. Alhamdulillah kita punya track record yang baik ketika mencoba restrukturisasi KRAS (Krakatau Steel)," ujar Erick.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
1 hari lalu

Erick Thohir Beri Peringatan untuk Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Begini Katanya

2 hari lalu

Indonesia Butuh 1 Emas Lagi untuk Capai Target di Asian Games 2026, Erick Thohir: Perjuangan Belum Usai!

2 hari lalu

Saham MNC Group Meroket, Analis Imbau Investor Jangan Terpengaruh Isu di Medsos

4 hari lalu

92 Saham Keluar dari Papan Pemantauan Khusus BEI Mulai Hari Ini, Berikut Daftar Emitennya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal