3 BUMN Diduga Pasok Senjata ke Myanmar, Stafsus Erick Thohir: Tunggu Hasil Investigasi Ombudsman

Suparjo Ramalan
Staf Khusus (Stafsus) Menteri BUMN, Arya Sinulingga. (Foto: dok iNews)

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) akan menunggu hasil investigasi Ombudsman perihal dugaan 3 BUMN memasok senjata api secara ilegal kepada Junta Militer Myanmar

Adapun ke-3 BUMN tersebut merupakan anggota Holding BUMN Pertahanan (Defend ID), yakni PT Pindad (Persero), PT PAL Indonesia (Persero), dan PT Dirgantara Indonesia (Persero) atau PTDI. 

Staf Khusus (Stafsus) Menteri BUMN, Arya Sinulingga, memastikan suplai alat utama sistem senjata (alutsista) tidak secara langsung dilakukan oleh ketiga perusahaan pelat merah di sektor pertahanan tersebut.

Diduga transaksi dilakukan oleh buyer atau pihak kedua yang sudah membeli senjata api dari BUMN sebelumnya. Meski demikian Kementerian BUMN masih menunggu hasil investigasi yang dilakukan Ombudsman

"Kami tunggu, karena enggak bisa kita masuk ke ruang itu, kan kita enggak tahu nih, masa kita selidiki ke sana kan enggak bisa, jadi kita tunggu aja investigasi mereka (Ombusdman) sejauh mana," ujar Arya saat ditemui di tempat kerjanya, Jakarta, Kamis (26/10/2023).

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Nasional
5 hari lalu

Hashim Ingatkan Tanah BUMN Milik Rakyat, Tak Boleh Dijual Sembarangan

Soccer
8 hari lalu

PSSI Proses Naturalisasi Pemain Baru untuk Timnas Indonesia, Gabung Setelah FIFA Series 2026

Keuangan
9 hari lalu

BTN Bukukan Laba Bersih Rp503 Miliar per Februari 2026

Nasional
9 hari lalu

Prabowo bakal Tunjuk Utusan Khusus di Tiap BUMN: Kita Awasi karena Ini Darah Bangsa!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal