3 Jurus Luhut Atasi Polusi Udara di Jabodetabek, Nomor 2 Ada Insentifnya

Heri Purnomo
Menko Marves, Luhut Binsar Pandjaitan. (Foto: Heri Purnomo/MPI)

Penggunaan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) batu bara perlu segera dikurangi dengan pensiun dini atau pengurangan faktor kapasitas PLTU. Percepatan transisi energi dengan mendorong bauran energi baru terbarukan juga dibutuhkan, termasuk insentif seperti kredit karbon dan pajak karbon.

2. Mendorong masyarakat untuk menggunakan transportasi publik, karena akan membantu mengurangi emisi yang mayoritas disebabkan oleh kendaraan pribadi. Salah satu caranya adalah dengan mendorong penggunaan transportasi publik pada jam sibuk. 

"Kami akan memberikan insentif kepada pengguna agar mereka beralih dari kendaraan pribadi. Selain itu, kami akan terus mempercepat proses elektrifikasi kendaraan untuk mengurangi emisi pembakaran," ujar Menko Luhut.

Langkah ini, lanjutnya, termasuk pembatasan mobilitas kendaraan pribadi yang perlu diperluas untuk mendorong adopsi transportasi publik (road space rationing). 

Selain itu, uji emisi pada proses perizinan dan pengawasan lalu lintas perlu diperketat, termasuk dengan pemberian penalti bagi pelanggar. 

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Megapolitan
3 hari lalu

Pramono Jajaki Kerja Sama Sister City dengan Shenzhen, Kolaborasi Transportasi hingga Teknologi

Nasional
5 hari lalu

Prabowo Bicara 4 Mata dengan Luhut di Istana, Bahas Apa?

Nasional
1 bulan lalu

Polusi Udara Melonjak Puluhan Kali Lipat gegara Godzilla El Nino April 2026

Nasional
1 bulan lalu

Kemenhub Setop Sementara Operasional Transportasi di Bali saat Nyepi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal