3 Kritik Keras Faisal Basri soal Hilirisasi hingga Kereta Cepat

Puti Aini Yasmin
Ekonom Faisal Basri selama hidupnya sering memberikan kritik keras kepada pemerintah(Foto: Sindonews)

JAKARTA, iNews.id - Ekonom senior Faisal Basri selama hidupnya aktif menyuarakan kritikan kepada pemerintah. Bahkan, beberapa di antaranya dinilai sangat keras.

Bahkan, ada momen Faisal Basti menantang debat Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.

3 Kritik Keras Faisal Basri

  • 1. Soal Hilirisasi

Faisal Basri menilai program hilirisasi memiliki konsep yang sesat. Hal itu ia sampaikan untuk merespons debat kelima Pemilihan Presiden (Pilpres 2024) pada Minggu (4/2) lalu. 

Faisal bahkan menantang Luhut untuk berdebat dengannya demi bisa membuktikan program hilirisasi itu memiliki konsep yang sesat. Tak sendiri, ia mengaku akan mengajak eks Kepala BKPM Thomas Lembong juga.

“Saya bisa debat deh dengan Luhut secara terbuka gitu. Anda organisir saja. Saya sama Tom Lembong deh berdua, lawan Luhut Pandjaitan dengan Seto (Deputi Bidang Koordinasi Investasi dan Pertambangan Kemenko Marves)," kata dia.

Sebelum beroperasi, proyek kereta cepat Whoosh telah mendapat banyak kritikan, salah satunya dari Faisal Basri. Ia menilai proyek tersebut akan balik modal dalam waktu yang lama.

Tak main-main, berdasarkan perhitungannya proyek Whoosh baru bisa balik modal paling cepat 33 tahun dan paling lama 139 tahun lagi.

klik halaman selanjutnya untuk membaca>>>

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
Nasional
5 hari lalu

Biawak Tertabrak Whoosh, KCIC Catat Gangguan Perjalanan Sepanjang 2025

Nasional
5 hari lalu

Masjid IKN Berpeluang Jadi Lokasi Pantau Hilal Ramadan 2026

Nasional
8 hari lalu

Petisi Ahli Soroti Materi Mens Rea Pandji Pragiwaksono: Jangan Jadikan Agama Lelucon!

Nasional
8 hari lalu

Komika Sammy Notaslimboy soal Mens Rea Pandji: Seniman Itu Areanya Dekonstruksi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal