625 dari 1.000 Pengiklan Teratas di Twitter Berhenti Beriklan

J Erna
625 dari 1.000 pengiklan teratas di Twitter berhenti beriklan

Dan setelah sempat berselisih dengan para pengiklan, Musk kini mencoba merayu mereka untuk kembali beriklan di Twitter. Bahkan, perusahaan dilaporkan menawarkan kesepakatan 'fire sale' Super Bowl untuk pengiklan dalam upaya untuk menarik kembali minat mereka. 

Twitter juga telah bermitra dengan perusahaan keamanan merek pihak ketiga. Mereka menyatakan bisa menunjukkan kepada pengiklan jika iklannya muncul di samping konten yang tidak pantas atau tidak aman di Twitter. 

Sementara beberapa pengiklan mengeluhkan karyawan Twitter yang sebelumnya bekerja dengan mereka telah diberhentikan Musk, sehingga menimbulkan kebingungan. 

Di tengah kondisi ini, Twitter tetap bergantung pada pendapatan iklan. Itu karena perusahaan tengah berjuang untuk menumbhkan basis pelanggan berbayar. 

Sementara di antara pengiklan teratas yang tersisa, banyak yang mengurangi pengeluaran iklannya di platform. Misalnya HBO, yang merupakan pengiklan teratas Twitter pada September 2023 dengan menghabiskan hampir 12 juta dolar AS untuk iklan pada bulan itu, tetapi untuk Januari hanya menghabiskan lebih dari 54.000 dolar AS.

Hanya sedikit pengiklan teratas di Twitter membelanjakan lebih banyak di platform pada Januari dibanding yang mereka lakukan sebelum diakuisisi Musk. Mereka termasuk ESPN, Salesforce, dan Apple.

Musk mengatakan dalam tweet awal bulan ini bahwa tiga bulan sebelumnya menjadi sangat sulit karena harus menyelamatkan Twitter dari kebangkrutan. Namun sekarang perusahaan cenderung mencapai titik impas.

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
Internasional
2 hari lalu

Elon Musk Selangkah Lagi Jadi Triliuner Pertama di Dunia Lewat IPO SpaceX

Internet
25 hari lalu

Geger! Elon Musk Buka Rahasia Algoritma X, Begini Cara AI Menentukan Isi Feed For You

Bisnis
27 hari lalu

Trump Boyong Miliarder ke China Temui Xi Jinping, Ada Orang Terkaya Dunia hingga Ikon AI

Internasional
27 hari lalu

Daftar 15 CEO AS Diajak Trump ke China, Kekayaaan Gabungan Tembus Rp17.500 Triliun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal