Ada 10 BUMN Sakit Harus Diobati Pemerintah

Rina Anggraeni
Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) bakal merestrukrisasi 10 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang sakit. (Foto: Sindonews)

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melalui Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) bakal merestrukrisasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang sakit. Ini setelah Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mencatat 10 BUMN merugi.

Direktur Kekayaan Negara Meirijal Nur mengatakan pihaknya saat ini sedang memetakan BUMN tersebut agar mudah saat restrukturisasi. Adapun, 10 BUMN itu adalah PT Dok dan Perkapalan Kodja Bahari, PT Dok dan Perkapalan Surabaya, PT Industri Telekomunikasi Indonesia, PT Asabri, PT Asuransi Jiwasraya.

"Kita sedang petakan BUMN bermasalah yang dihadapi, termasuk ekuitas negatif dan berbagai macam beban utang yang harus ditanggung," ujarnya dalam diskusi virtual, Jumat (28/8/2020).

Meirijal menyebutkan salah satu strategi yang akan diambil adalah merger atau holdingisasi. "Kita petakan untuk pikirkan langkah-langkah strategis apa yang harus kita ambil," katanya.

Dalam upaya ini, dia akan membentuk tim bersama dengan Kementerian BUMN. Tim ini nantinya akan menindaklanjuti persoalan perusahaan pelat merah yang ekuitasnya negatif atau defisit.

"Menyatukan berbagai usaha yang lini bisnisnya sama, dan akan meningkatkan sinergitas serta potensi value creation lebih tinggi. Dibangun tim bersama untuk restrukturisasi," katanya.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
7 jam lalu

Danantara Pangkas Perusahaan BUMN Besar-besaran, Target Sisa 200 dari 1.046

1 hari lalu

Rencana Tukar Guling Geo Dipa dan PNM Batal, Ini Penyebabnya

5 hari lalu

92 Saham Keluar dari Papan Pemantauan Khusus BEI Mulai Hari Ini, Berikut Daftar Emitennya

10 hari lalu

BP BUMN Ungkap Danantara Selesaikan Setengah Masalah Perusahaan Negara, Ini Transformasinya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal