Agresif, Kopi Kenangan Sudah Punya 154 Cabang

Rully Ramli
Kopi Kenangan. (Foto: Instagram/kopikenangan.id)

Untuk mengatasi hal itu, kata James, Kopi Kenangan fokus membuka toko di wilayah second tier. Namun, dia berharap masyarakat bisa terbiasa mengkonsumsi kopi fresh brew lokal dengan harga yang relatif lebih murah daripada kopi luar negeri.

"Tiga bulan terakhir sudah masuk ke kota Jakarta yang bisa dibilang second tier," katanya.

Meski pertumbuhannya cukup agresif, dia menyebut, Kopi Kenangan belum tertarik mengembangkan sistem waralaba alias franchise. Saat ini, perusahaan memilih mengembangkannya secara mandiri.

"Kopi Kenangan ekspansi sendiri. Kita melihat bisnis Kopi Kenangan bukan bisnis yang 2-4 tahun ambil uang saja, tapi 20 tahun ke depan masih ada," ucapnya.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
Nasional
5 bulan lalu

Airlangga Soroti Jumlah Startup AI di Indonesia Masih Sedikit, Kalah dari Singapura

Nasional
5 bulan lalu

Clarissa Tanoesoedibjo Hadiri La French Tech AI Summit 2025, Tinjau Perkembangan Teknologi Indonesia

Internet
6 bulan lalu

5 Negara di Asia Tenggara Bersaing di Startup Wars 2025, Indonesia Jadi Tuan Rumah

Bisnis
9 bulan lalu

Hipmi Jaya Gandeng Danantara, Dorong UMKM dan Startup di Jakarta Naik Kelas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal