AI dan Deepfake Makin Canggih, KADIN Minta Perbankan Perkuat Keamanan Siber

Iqbal Dwi Purnama
KADIN Jakarta sekaligus Co-Founder APDI Arif Ilham Adnan. (Foto: iNews.id)

Ia menyebut para pemimpin industri keuangan perlu memiliki pemahaman yang memadai mengenai AI, keamanan siber, tata kelola data, regulasi, hingga strategi ekosistem digital agar mampu menghadapi tantangan baru di era transformasi digital.

Di sisi lain, Arif mengingatkan Indonesia memiliki peluang besar untuk terus mengembangkan ekonomi digital. Dengan proyeksi nilai ekonomi digital yang terus meningkat dan masih adanya sekitar 75 juta penduduk yang belum tersentuh layanan perbankan, industri jasa keuangan memiliki ruang pertumbuhan yang luas.

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa keberhasilan transformasi digital tidak akan ditentukan oleh siapa yang paling cepat mengadopsi teknologi.

"Teknologi bisa dibeli, modal bisa dicari, produk bisa ditiru. Tetapi kepercayaan harus dibangun dan tidak bisa dibeli. Pada akhirnya, masa depan sektor keuangan akan ditentukan oleh siapa yang mampu tetap dipercaya di tengah proses digitalisasi," ujar Arif.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
2 hari lalu

Deretan Miliarder Baru Lahir dari IPO Tahun Ini, Siapa Saja?

4 hari lalu

Dilantik jadi Kepala Bakom, Syahganda Siapkan Tim Khusus AI

4 hari lalu

Tak Hanya Boros Listrik, Terungkap AI Habiskan Jutaan Liter Air Sehari

6 hari lalu

AI Makin Canggih, Anak Muda Mulai Khawatir soal Masa Depan Dunia Kerja

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal