"Sekarang katakan kalau saya taruh pesawat di Kertajati, mau ada flight jam 06.00 pagi, kalau yang tinggal di Bandung mau bangun jam berapa? 80 kilo," kata dia.
Persoalan jarak, menurut Dendy, sebenarnya bisa diatasi asalkan pemerintah membangun sarana transportasi di luar tol yang lebih cepat, seperti kereta. Dia mencontohkan, Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA) juga berjarak 72 km dari pusat Kota Kuala Lumpur, tetapi bisa ditempuh hanya dalam waktu 28 menit lewat kereta api.
"Jadi nanti kalau misal Kertajati ada kereta yang bisa menghubungkan Kertajati dengan Bandung, atau mungkin jalur kereta super cepat Jakarta-Bandung pasti agak ramai tapi sebelum ada itu agak berat lah," ujarnya. (Ulfa Arieza)