Airnav Minta PMN Tunai Rp659,19 Miliar untuk Tingkatkan Layanan Teknologi Navigasi

Suparjo Ramalan
Kemenkeu mencatat PMN tunai yang diajukan Airnav Indonesia Tahun Anggaran 2023 sebesar Rp659,19 miliar. (Foto: Istimewa)

Rincian atas rencana penggunaan PMN untuk Airnav Indonesia di antaranya, pembaharuan ATM di Jakarta dengan nominal dana sebesar Rp471,9 miliar, Balikpapan senilai Rp108,7 miliar, Medan Rp76,2 miliar, dan Pontianak Rp60,7 miliar.

Adapun, total kebutuhan investasi untuk memperbaiki manajemen lalu lintas penerbangan dan ruang udara mencapai Rp717, 5 miliar. Namun, PMN yang diajukan perusahaan kepada Kemenkeu hanya Rp659,19 miliar. Sementara, sisa dana akan berasal dari anggaran internal perusahaan. 

“PMN ini akan digunakan untuk investasi sehingga kita bisa meningkatkan kapasitas trafik penerbangan di indonesia, dan kita juga mendukung mengenai tingkat keamanan dalam rangka mobilitas penumpang dan barang via udara, sehingga diharapkan pertumbuhan pariwisata dan juga kegiatan ekspor impor dapat mendukung pertumbuhan ekonomi, yang penting ini menjaga reputasi pemerintah terhadap keselamatan dan kualitas pelayanan navigasi penerbangan di Indonesia,” katanya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
1 hari lalu

Finlandia-Uni Eropa Perkuat Implementasi Smart City di IKN, Ini Konsepnya 

Nasional
4 hari lalu

Basuki soal Putusan MK Batalkan HGU IKN 190 Tahun: Bukan Cabut Hak, cuma Revisi Mekanismenya

Nasional
4 hari lalu

Komisi II DPR Usul ke Basuki, IKN Disebut Ibu Kota Politik dan Pemerintahan

Nasional
4 hari lalu

MK Batalkan HGU IKN 190 Tahun, Kepala Otorita: Ahamdulillah Investor Belum Komplain

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal