Anak Perusahaan Pertamina dan Telkom Berpeluang IPO Tahun Ini

Suparjo Ramalan
Wakil Menteri BUMN, Kartika Wirjoatmodjo. (Foto: iNews.id/Rully Ramli)

Hans mengatakan, BUMN yang go-public biasanya memiliki bisnis yang berkelanjutan meski ada yang rugi dan memiliki kinerja tidak bagus. Namun, kehadiran pemerintah sebagai pemegang saham menjadi jaminan atas keberlangsungan perusahaan tersebut.

"Nah kalau di swasta kadang-kadang nggak seperti itu, bisnisnya bagus mendadak ada masalah, kemudian bisa saja sebentar-sebentar perusahaannya hilang, sehingga sahamnya Rp50. Biasanya BUMN yang sangat dipegang pemerintah cenderung nggak akan seperti itu. Jadi itu yang menyebabkan biasanya BUMN lebih dipercaya, lebih disukai oleh investor di Indonesia," tuturnya.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
4 hari lalu

Danantara Tutup 364 BUMN yang Merugi demi Bidik Laba Ratusan Triliun

4 hari lalu

Rampingkan Ribuan Entitas BUMN, Danantara Bidik Laba Bersih Rp360 Triliun

15 hari lalu

InJourney Airports Dinobatkan Jadi Sector Champion Danantara CX100 Award

17 hari lalu

PLN Raih Sector Champion dan Runner Up BUMN Layanan Terbaik Danantara Indonesia CX100 Award 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal