Anak Perusahaan Pertamina dan Telkom Berpeluang IPO Tahun Ini

Suparjo Ramalan
Wakil Menteri BUMN, Kartika Wirjoatmodjo. (Foto: iNews.id/Rully Ramli)

Hans mengatakan, BUMN yang go-public biasanya memiliki bisnis yang berkelanjutan meski ada yang rugi dan memiliki kinerja tidak bagus. Namun, kehadiran pemerintah sebagai pemegang saham menjadi jaminan atas keberlangsungan perusahaan tersebut.

"Nah kalau di swasta kadang-kadang nggak seperti itu, bisnisnya bagus mendadak ada masalah, kemudian bisa saja sebentar-sebentar perusahaannya hilang, sehingga sahamnya Rp50. Biasanya BUMN yang sangat dipegang pemerintah cenderung nggak akan seperti itu. Jadi itu yang menyebabkan biasanya BUMN lebih dipercaya, lebih disukai oleh investor di Indonesia," tuturnya.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
5 hari lalu

Garuda Indonesia Bakal Jadi Induk Maskapai BUMN, Pelita Air Segera Diintegrasikan

6 hari lalu

Bapanas Respons Temuan Daging Sapi Rp180.000 per Kg, Minta Distribusi Dipercepat

11 hari lalu

Danantara Pangkas 250 BUMN, Prabowo: Biaya yang Diselamatkan Rp50 Triliun

14 hari lalu

BTN Bersiap Kembalikan Dana SAL Rp38 Triliun ke Pemerintah secara Bertahap

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal