Anggaran Bansos Ditambah hingga Rp431,5 Triliun, Buat Apa Saja?

Michelle Natalia
Bantuan sosial seperti program keluarga harapan (PKH) akan dicairkan sebelum lebaran 2022. (Foto: Ilustrasi/Ist)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah memutuskan menambah anggaran bantuan sosial (bansos) hingga mencapai Rp431,5 triliun di tahun ini. Tujuannya untuk mempertahankan daya beli masyarakat, khususnya dari kelompok miskin dan rentan. 

Menurut Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati, penambahan anggaran bansos khususnya untuk Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bansos Sembako, serta bansosk untuk pedagang kaki lima (PKL). 

Berikut daftar anggaran Bansos yang akan dikucurkan pemerintah pada tahun ini: 

- 10 juta keluarga penerima manfaat (KPM) PKH sebesar Rp28,7 triliun
- 18,8 juta KPM bansos sembako sebesar Rp45,1 triliun
- subsidi energi dan non-energi kepada rumah tangga miskin dan rentan, UMKM, petani, serta transportasi publik sebesar Rp194,3 triliun. 
- bantuan iuran JKN untuk 96,8 juta peserta sebesar Rp46,5 triliun
- program Kartu Pekerja bagi 2,9 juta peserta sebesar Rp11 triliun

Untuk melindungi kelompok rentan terhadap dampak kenaikan harga pangan, lanjutnya, pemerintah juga melakukan penambahan anggaran program perlindungan sosial, sebagai berikut: 

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
2 hari lalu

Prabowo Kumpulkan Menkeu hingga Gubernur BI di Istana, Ada Apa?

8 hari lalu

Bertemu Pramono, Suahasil Dukung Program LPDP Jakarta Biayai Mahasiswa Kuliah di Luar Negeri

12 hari lalu

Menkeu Suahasil Rombak Pejabat Kemenkeu, Robert Leonard Marbun Sekjen Era Purbaya Dicopot

12 hari lalu

Menkeu Buka Suara soal Usulan Gaji ASN Lewat Kopdes Merah Putih

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal