Antisipasi Krisis 2023, BUMN Siap Jadi Pembeli Siaga Bahan Kebutuhan Pokok

Suparjo Ramalan
Menteri BUMN Erick Thohir. (Foto: YouTube Sekretariat Presiden)

JAKARTA, iNews.id - Badan Usaha Milik Negara (BUMN) siap menjadi pembeli siaga (off taker) bahan kebutuhan pokok untuk menjaga ketahanan pangan nasional. Pasalnya, kondisi rantai pasok dunia diperkirakan masih terganggu pada tahun depan. 

Oleh karena itu, salah satu kunci agar bisa bertahan, Indonesia harus mampu menjaga kondisi supply chain atau rantai pasok pangan nasional. Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, BUMN siap untuk menjadi pembeli siaga bahan-bahan kebutuhan pokok pada tahun depan. Namun, syaratnya adalah perlu disertai dengan penugasan yang jelas dari pemerintah terhadap BUMN pelaksana fungsi off taker itu. 

Penugasan tersebut diperlukan agar para pemimpin di BUMN pelaksana off taker tidak ragu dan khawatir atas dugaan pelanggaran yang dituduhkan kepada mereka. 

"Bulog dapat menjadi stabilisator (harga), dimana ketika dia mengambil barang (bahan makanan pokok), ternyata ketika harus dikeluarkan, malah tidak bisa keluar, karena harga pada saat pembelian lebih tinggi dibandingkan pada saat akan dikeluarkan. Sehingga dikhawatirkan menjadi kerugian negara. Padahal konsepnya berbeda," ujar Erick usai Rapat Kabinet yang berlangsung di Jakarta, Selasa (6/12/2022). 

Erick menekankan mekanisme pelaksanaan fungsi off taker harus diatur agar terdapat dana besar. Dimana dana itu disimpan di Perhimpunan Bank-bank Milik Negara (Himbara) dengan bunga murah. Dengan dana itulah, BUMN pelaksana fungsi off taker menyerap bahan pangan pokok dari petani, kapan pun, baik pada saat harga naik maupun turun.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
3 jam lalu

Bulog Serap 3,5 Juta Ton Beras, Target Swasembada Kian Dekat

16 jam lalu

Bapanas Respons Temuan Daging Sapi Rp180.000 per Kg, Minta Distribusi Dipercepat

5 hari lalu

Purbaya Pastikan Pemindahan Dana SAL ke Himbara Tak Ganggu Koordinasi dengan BI

5 hari lalu

Danantara Pangkas 250 BUMN, Prabowo: Biaya yang Diselamatkan Rp50 Triliun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal