Model tersebut menjadi salah satu penopang bisnis untuk menjaga kestabilan pasokan sekaligus mengendalikan biaya distribusi.
Di sisi lain, perusahaan juga menghadapi tuntutan untuk menjaga harga jual tetap terjangkau. Mixue menyebut peningkatan kualitas produk tetap dilakukan tanpa mengesampingkan segmen konsumen yang menjadi targetnya.
Kepala Hubungan Masyarakat dan Hubungan Pemerintah Mixue Indonesia, Valeria Linggoraharjo, mengatakan harga yang terjangkau tidak harus berarti penurunan kualitas produk.
"Harga yang terjangkau tidak berarti kualitas produk harus dikurangi," ujar Valeria.
Selain produk, pengalaman konsumen di gerai menjadi bagian lain yang terus dievaluasi. Perusahaan melakukan peninjauan terhadap layanan, kecepatan penyajian, hingga kenyamanan gerai.