APBI Senang Sanksi DMO Batu Bara Dihapus

Oktiani Endarwati
Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI) menyambut baik rencana pemerintah menghapus sanksi Domestik Market Obligation (DMO) batu bara. (Foto: Ant)

Selain itu, menurut Hendra, kewajiban DMO menghilangkan peluang Indonesia mengekspor batu bara di tengah tingginya harga seperti sekarang ini. Perusahaan diperlakukan tidak adil jika dipaksa menjual batu bara dengan harga 70 dolar AS per ton sementara harga pasar saat ini sudah di atas 80 dolar AS per ton.

Persoalan lainnya, kata Hendra, adalah kualitas batu bara. Perusahaan batu bara domestik saat ini memproduksi batu bara dengan kualitas beragam sementara DMO mensyaratkan kualitas batu bara dengan nilai 4.500-5.000 kcal per kg.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
13 hari lalu

Harta Low Tuck Kwong Turun Rp103 Triliun, Masih Jadi Orang Terkaya Indonesia

23 hari lalu

ESDM Kaji Gasifikasi Batu Bara Jadi Metanol-Biodiesel, Siapkan Insentif Pajak Baru

26 hari lalu

Batu Bara Mau Diubah jadi BBM, Pemerintah Siapkan Kalimantan dan Sumsel jadi Basis Produksi

30 hari lalu

Kejagung Lelang 436 Ribu Ton Batu Bara Sitaan Kasus Samin Tan, Laku Rp179 Miliar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal