Amir juga mencermati imbal hasil (yield) curve US Treasury (UST) mengalami penurunan dibandingkan hari sebelumnya. Yield UST 10-tahun mencatatkan penurunan 10bps ke level 2,84 persen. Secara year-to-date, yield UST 10-tahun telah meningkat 133bp.
"Sementara itu, CDS 5-tahun Indonesia mencatatkan penurunan 2bp ke level 91bp. Dibandingkan akhir tahun 2021, CDS 5-tahun telah meningkat 16bp," kata Amir dalam risetnya yang diterima MNC Portal Indonesia (MPI), Kamis (21/4/2022).
Selanjutnya, yield SUN IDR 10-tahun (GIDN10YR) meningkat 1bp dibandingkan hari sebelumnya ke level 6,99 persen. Menurut Amir, level tersebut mendekati batas atas estimasi mingguan BNI Sekuritas di kisaran 6,86 persen-7,00 persen untuk periode 18-22 April 2022.
"Dibandingkan posisinya di akhir tahun 2021, GIDN10YR telah meningkat 61bp, lebih kecil jika dibandingkan peningkatan yield UST 10-tahun," tutur Amir.
Terkait dengan itu, dia memprediksi ada 14 seri obligasi FR yang menarik bagi investor, diantaranya FR0070, FR0056, FR0071, FR0078, FR0085, FR0073, FR0091, FR0074, FR0068, FR0072, FR0045, FR0050, FR0079, dan FR0092. Rekomendasi seri tersebut mempertimbangkan valuasi berdasarkan yield curve serta kondisi pasar saat ini.