APPBI Khawatir Stimulus dan Insentif PPN 12 Persen Belum Cukup Kerek Daya Beli

Dinar Fitra Maghiszha
Asosiasi Pengusaha Pusat Belanja Indonesia (APPBI) khawatir pemberian stimulus dan insentif karena kenaikan PPN 12 persen belum cukup mendongkrak daya beli. (Foto: Ilustrasi/iNews)

Namun, tantangan besar justru muncul setelah Idul Fitri, yang menjadi awal fase awal low season.

"Tren di Indonesia, setelah Idul Fitri biasanya masuk ke low season. Jangan sampai menjadi panjang sekaligus dalam, karena itu akan sangat mengkhawatirkan,” katanya.

Menurutnya, panjangnya periode low season di tahun depan adalah konsekuensi dari pergeseran kalender Ramadan. 

Kedalaman dampaknya terhadap daya beli dinilai perlu menjadi perhatian. Depresiasi nilai tukar rupiah hingga berbagai tantangan makro global akan menjadi pekerjaan rumah dalam mengatasai masalah tersebut.

"Sekarang sudah terasa nilai tukar sudah lebih dari 16.000, kebijakan Trump yang membatasi impor dari China, ini sebagian akan menyerbu Indonesia juga. Jadi saya kira itu semua yang harus kita antisipasi begitu di 2025," ucapnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
15 hari lalu

Penjualan Mobil RI Naik 32,9%, Purbaya Sebut Daya Beli Masyarakat Masih Terjaga

16 hari lalu

Purbaya Siapkan Stimulus untuk Masyarakat Terdampak El Nino dan Korban PHK

16 hari lalu

Purbaya Sebut Sinergi Kebijakan Jadi Kunci Ekonomi RI Tumbuh 6 Persen Tahun Ini

19 hari lalu

Heboh! Pagar Besi 2,5 Meter di Sejumlah Mal Besar, Ini Kata Pengusaha dan Polda Metro Jaya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal