AS Ancam Perusahaan China Masuk Daftar Hitam jika Bantu Rusia

Jeanny Aipassa
Gedung Semiconductor Manufacturing International Corp (SMIC) di Beijing, China. (Foto: Istimewa)

"Jika Amerika Serikat mengetahui bahwa perusahaan seperti SMIC menjual chipnya ke Rusia, kami tidak segan menutup SMIC karena kami mencegah mereka menggunakan peralatan dan perangkat lunak kami untuk diekspor ke Rusia," kata Raimondo.

SMIC tidak segera menanggapi permintaan komentar. Namun Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Zhao Lijian, menentang sanksi dan pembatasan sepihak oleh AS dan menyebut hal itu tidak boleh merugikan hak dan kepentingan China.

"China akan mengambil semua tindakan yang diperlukan untuk secara tegas membela hak-hak perusahaan dan individu China," kata Zhao Lijian, seperti dilaporkan Reuters, Rabu (9/3/2022).

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Mobil
1 hari lalu

Tak Punya Peluang Kejar Mobil China, Honda Kembali ke Strategi Lama

Nasional
6 hari lalu

Batal ke Eropa, Wisatawan RI Geser Liburan ke China dan Jepang imbas Konflik di Timur Tengah

Internasional
9 hari lalu

Rusia Larang Ekspor BBM Mulai 1 April 2026!

Nasional
10 hari lalu

Prabowo dan Menteri Keamanan China Bahas Peningkatan Kerja Sama Strategis Lewat BIN

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal