ASN Work From Bali, Ekonom: Harus Selektif

Shelma Rachmahyanti
Direktur Riset CORE Indonesia, Piter Abdullah Redjalam. (Foto: Ist)

JAKARTA, iNews.id – Ekonom Center of Reform on Economics (CORE), Piter Abdullah, menilai rencana pemerintah mewajibkan 25 persen aparatur sipil negara (ASN) bekerja dari Bali harus dilakukan secara selektif. Artinya, tidak semua ASN kemudian bisa kerja dari Bali, tetapi hanya pekerjaan-pekerjaan tertentu saja yang memungkinkan.

Seperti diketahui, pemerintah berencana mewajibkan 25 persen ASN pada tujuh kementerian atau lembaga di bawah Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi untuk bekerja dari Bali (work from Bali/WFB). Diketahui, kebijakan ini rencananya akan direalisasikan pada kuartal III 2021.

“Seperti konsinyering penulisan laporan, rapat-rapat pembahasan regulasi atau peraturan pemerintah hingga UU, ini bisa dilakukan di Bali. Hal tersebut kemudian menjadi cara sederhana untuk membantu masyarakat Bali,” ujar Piter saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Minggu (23/5/2021) di Jakarta.

Menurut Piter, harus dilihat apa konteks di balik kebijakan ini. Dia menjelaskan, dunia pariwisata khususnya di destinasi utama seperti Bali sangat terdampak oleh pandemi. Bahkan, diketahui kondisi di Bali saat pandemi lebih buruk dibandingkan ketika terjadi bom Bali.

“Dunia pariwisata merupakan jantung perekonomiaan mereka. Hampir seluruh masyarakat di sana bergantung kepada pariwisata. Yang lebih mengkhawatirkan, kita tidak tahu kapan pandemi akan berakhir. Kalau menunggu tanpa tahu sampai kapan, dunia pariwisata di Bali bisa keburu kolaps,” kata Piter.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

DPR Minta Prabowo Angkat Semua Guru jadi PNS: Tak Ada Lagi PPPK

Nasional
14 hari lalu

365 ASN Kementerian Imipas Dibina di Nusakambangan Imbas Pelanggaran Disiplin

Nasional
14 hari lalu

Kementerian Imipas Ungkap 774 Pelanggaran Disiplin ASN, 71 Orang Dipecat

Nasional
16 hari lalu

Aksi Brutal KKB di Yahukimo Sasar ASN, Korban Luka Tembak di Leher

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal