Badan Otorita IKN Minta Tambahan Anggaran Rp2,1 Triliun untuk Konsultan hingga Rusun Pegawai

Iqbal Dwi Purnama
Kepala Badan OIKN, Bambang Susantono (foto: MPI/Iqbal Dwi Purnama)

- Pengadaan Sarana pemadam kebakaran (peralatan penyelamatan, mobil Damkar) Rp265.554.000.000

- Penyediaan dan pengelolaan layanan angkutan umum massal KIPP 1A Rp500.000.000.000

- Kebijakan bidang sarana dan prasarana, koordinasi, pemantauan dan evaluasi, serta pelaporan: Rp16.602.965.000.

Dia menjelaskan, Otorita IKN harus siap menjaga kualitas dan kesinambungan antara fasilitas dan keberlanjutan sesuai dengan rencana pembangunan IKN, sebagai smart and sustainable forest city.

"Beberapa fasilitas dan infrastruktur ada yang akan diserahterimakan pada tahun depan, kalau itu diserahterimakan maka harus ada biaya untuk operasi dan pemeliharaan," ujar Bambang, di Gedung DPR, Senin (18/9/2023) malam.

Secara rinci, Bambang menargetkan beberapa kegiatan akan dilelang pada akhir tahun 2023. Sehingga pada tahun 2024 atau mulai pemindahan tahap awal fasiltas-fasilitas tersebut sudah dapat digunakan.

"Terbuka itu listnya, karena itu bagian dari kita untuk melakukan operasi dan pemeliharaan dan juga operasi basic infrastruktur dan basic pelayanan," tutur Bambang.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
4 menit lalu

Komnas HAM Minta Tambahan Anggaran Rp99,3 Miliar di 2027: 3.000 Aduan Tidak Bisa Ditangani

8 jam lalu

114 Rumah Terbakar di Gambir, Tim Forensik Usut Penyebab Kebakaran

23 jam lalu

KPU Minta Tambahan Anggaran Rp78,3 Miliar untuk Persiapan Pemilu 2029, Ini Rinciannya

1 hari lalu

Prabowo Ungkap Rencana Kembali Pangkas BUMN di Akhir 2026: Kita Hemat Rp100 Triliun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal