Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Temukan 1.463 Lubang di Jalan Parung hingga Cilodong, Kementerian PU Langsung Perbaiki
Advertisement . Scroll to see content

Pemerintah Mau Bangun Rusun Murah di Depok, Cicilan Rp1,5 Juta per Bulan

Minggu, 08 Maret 2026 - 09:37:00 WIB
Pemerintah Mau Bangun Rusun Murah di Depok, Cicilan Rp1,5 Juta per Bulan
Pemerintah berencana membangun rusun bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di Depok, Jawa Barat (dok. Kementerian PKP)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah akan membangun rumah susun (rusun) bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di Depok, Jawa Barat. Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait pun meninjau lahan milik Kementerian Komunikasi dan Digital yang direncanakan untuk pembangunan rusun tersebut. 

Lahan yang ditinjau memiliki luas total sekitar 45,06 hektare, terdiri atas lahan milik Komdigi seluas 30,086 hektare dengan sekitar 24,707 hektare masih berupa lahan kosong, serta lahan milik Radio Republik Indonesia (RRI) seluas 14,97 hektare dengan sekitar 9,62 hektare belum terbangun.

Saat ini sebagian lahan juga masih diokupasi oleh masyarakat, dengan sekitar 218 kepala keluarga (KK) menempati area tersebut.

Selain ukurannya yang luas, kawasan ini dinilai memiliki aksesibilitas yang baik. Lokasinya berada sekitar 5,2 kilometer dari Stasiun Depok Baru dan sekitar 5 kilometer dari Terminal Depok Margonda, serta didukung fasilitas sekitar seperti pasar, pusat kesehatan, tempat ibadah, dan sekolah mulai dari tingkat SD hingga SMA.

Menurut Menteri PKP, pembangunan rumah susun di kawasan tersebut berpotensi menjadi salah satu solusi untuk mengurangi selisih kebutuhan rumah dengan ketersediaan rumah atau backlog di Kota Depok yang terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk dan keterbatasan lahan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut