Badan Pengawas Pasar Modal India Selidiki Hubungan Adani Group dengan Investor Asing

Jeanny Aipassa
Gautam Adani. (Foto: Reuters)

Selain itum SEBI juga menyelidiki keterlibatan Elara Capital dan Monarch Networth Capital, dua dari 10 bank investasi yang mengelola penawaran saham Adani Group. Pemeriksaan terhadap kedua perusahaan sekuritas itu telah dilakukan sejak minggu lalu.

"Peran Elara dan Monarch sedang diperiksa oleh pengawas pasar untuk mengesampingkan konflik apa pun dalam proses penawaran saham," kata salah satu sumber.

Salah satu entitas swasta Adani dilaporkan memiliki saham kepemilikan kecil di Monarch, yang sebelumnya bekerja sebagai bookrunner untuk grup tersebut, dengan mengatakan hubungan dekat ini tampaknya menimbulkan konflik kepentingan yang jelas. Selain itu, dana Elara yang berbasis di Mauritius telah menginvestasikan 99 persen dari nilai pasarnya di tiga saham Adani.

Adani mengatakan Monarch dipilih untuk penjualan saham sebelumnya untuk kredensial dan kemampuan mereka memasuki pasar ritel. Sedangkan tuduhan bahwa Elara terkait dengan Adani Group adalah tidak benar.

Gautam Adani, konglomerat pemilik Group Adani, jaringan bisnis dari pelabuhan hingga energi di India itu, tengah menghadapi kenyatakaan 7 perusahaannya di bawah naungan Adani group kehilangan nilai pasar lebih dari 100 miliar dolar AS sejak laporan yang dirilis Hindenburg Research pada 24 Januaria 2022. 

Dalam laporannya, Hindenburg Research mengungkapkan  penggunaan yang tidak tepat dari suaka pajak lepas pantai dan manipulasi saham yang dilakukan beberapa perusahaan Adani, antara lain Adani Enterprises. 

SEBI dan Grup Adani tidak menanggapi permintaan komentar tentang penyelidikan tersebut. Great International Tusker Fund dan Ayushmat Ltd. juga tidak menanggapi permintaan komentar.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Seleb
3 hari lalu

Viral Gajah Mati Diduga akibat Dicat Pink demi Konten Medsos, Ini Faktanya!

Internasional
31 hari lalu

Terungkap, India "Lindungi" Kapal Perang Iran dari Serangan AS

Nasional
1 bulan lalu

Agrinas: Impor 105.000 Pikap dari India Hemat Anggaran Rp46,5 Triliun

Internasional
1 bulan lalu

Pesawat Ambulans Udara Bawa 7 Orang termasuk Pasien Jatuh

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal