Bahlil Cerita Pengusaha Suka Dikerjai saat Urus Perizinan: Ada Hantunya

Rina Anggraeni
Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia. (Foto: Ist)

JAKARTA, iNews.id - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menilai, perizinan yang berbelit-belit masih menjadi salah satu kendala pengusaha enggan menanamkan modal di Indonesia. Pengusaha kerap dikerjai saat mengurus izin.

Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia menuturkan, salah satu izin yang sulit diperoleh yaitu izin Analisis Dampak Lingkungan (Amdal). Biaya penguruan izin tersebut seringkali lebih mahal daripada nilai investasinya.

"Amdal ini wajib, tapi kadang-kadang dibuat-buat juga. Contoh, investasi cuma 3.000 meter persegi, bikin kebun investasinya cuma Rp600 juta, tapi biaya Amdal-nya bisa Rp1 miliar," kata Bahlil, Selasa (4/8/2020).

Menurut dia, kondisi itu tentu membuat investor bingung. Apalagi, kata dia, biaya yang dikeluarkan tidak jelas meski secara teori diberikan untuk pemerintah daerah setempat.

“Itu hantu semua mainnya. Jadi kita mau membantu UMKM atau membunuh UMKM,” kata Bahlil.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
Nasional
10 jam lalu

Menperin Ungkap Nilai Investasi Sektor Otomotif Tembus Rp194,22 Triliun, Serap Hampir 100.000 Tenaga Kerja

Nasional
2 hari lalu

Pemerintah Tawarkan Puluhan Proyek Tol ke Investor Australia, Ini Daftarnya

Nasional
4 hari lalu

Danantara Siap Borong Saham Lokal, Ini Kriteria Perusahaan yang Dilirik

Nasional
4 hari lalu

OJK Beberkan 8 Jurus untuk Reformasi Total Pasar Modal Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal