Bahlil Khawatir Harga Minyak Dunia Terkoreksi dan Bebani APBN gegara Konflik Timur Tengah

Atikah Umiyani
Bahlil Lahadalia khawatir konflik Timur Tengah bikin harga minyak dunia terkoreksi dan bebani APBN. (Foto: Antara)

"Artinya kalau perang terjadi dan harga minyak dunia tidak bergerak itu tidak apa-apa. Tapi, kalau perang terjadi tapi harga minyak dunia naik, itu berdampak pada perekonomian dan beban keuangan APBN kita ya," kata Bahlil.

Sebelumnya, Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja Sama (KLIK) Kementerian ESDM Agus Cahyono Adi mengungkapkan bahwa pihaknya masih terus memantau perkembangan harga minyak dunia di tengah memanasnya konflik Timur Tengah. Pasalnya, harga komoditas ini cukup sensitif terhadap keadaan geopolitik dunia.

"Harga minyak bergejolak itu kan gak hari-hari ini. Sudah cukup panjang ya. Harga minyak itu sangat sensitif terhadap geopolitik. Gak sekedar kayak komoditas biasa itu hanya terkait supply demand," ujar Agus ketika ditemui di Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (4/10/2024).

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
10 jam lalu

Bahlil Bocorkan Kementerian di Bawah Kemenko Hilirisasi dan Transisi Energi, Apa Saja?

2 hari lalu

Distribusi Mulai Pulih, Harga Minyak Dunia Turun ke 89 Dolar AS per Barel

2 hari lalu

Suahasil Siapkan Pos Anggaran untuk K/L Baru: Administrasi dalam Proses 

3 hari lalu

Suahasil Lantik 17 Pejabat Baru Kemenkeu dan KSSK, Minta Target APBN 2026 Dituntaskan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal