Banyak Peminat Jadi Alasan Pertamina Tahan Harga Pertalite

Ade Miranti Karunia Sari
ilustrasi. (Foto: Okezone.com)

Pada tahun ini, kuota Pertalite yang ditetapkan Pertamina jauh lebih besar daripada Premium. Kuota Pertalite ditetapkan 14 juta kiloliter sementara Premium 12 juta kiloliter.

Berdasarkan info yang tertera di situs Pertamina, rata-rata Pertalite dijual Rp7.800 per liter di Pulau Jawa dan Nusa Tenggara. Untuk Sumatera, harga tertinggi ada di Kepulauan Riau dan area perdagangan bebas (free trade zone/FTZ) Batam Rp8.150 per liter. Sementara di Pulau Kalimantan, Sulawesi, dan Papua dijual rata Rp8.000 per liter.

Harga BBM dengan oktan 90 ini tercatat terakhir kali naik pada 24 Maret lalu. Saat itu, harganya naik dari Rp7.600 menjadi Rp7.800 per liter. Untuk saat ini, kata Adiatma, Pertamina belum berencana menaikkan harga Pertalite meski harga minyak mentah dunia naik.

Untuk Pertamax, Pertamina menaikkan harganya dari Rp8.900 per liter menjadi Rp9.500 per liter. Menurut Adiatma, kenaikan Pertamax sebagian besar disebabkan kenaikan harga minyak mentah dunia.

“Kenaikan pertamax sebagian besar, lebih dari 50 persen disebabkan oleh kenaikan harga minyak,” kata dia. 

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
23 jam lalu

Daftar Harga BBM Pertamina 2 Oktober 2026, Lengkap Pertalite hingga Pertamax

2 hari lalu

Daftar Harga BBM Pertamina 1 Oktober 2026, Ada yang Naik?

2 hari lalu

Pertamina: Harga BBM per 1 Oktober 2026 Tetap, Subsidi dan Nonsubsidi Tak Berubah

3 hari lalu

Pertamina Siapkan Bisnis Energi Hijau sebagai Sumber Pertumbuhan Baru

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal