Bappebti Targetkan RI Punya Harga Acuan CPO pada Kuartal I 2024

Heri Purnomo
Kepala Bappebti Didid Noordiatmoko. (Foto: Heri Purnomo/MPI)

JAKARTA, iNews.id - Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) menargetkan Indonesia memiliki harga acuan sendiri crude palm oil (CPO) pada kuartal I 2024. Hal ini sejalan dengan resmi beroperasinya Bursa Minyak Kelapa Sawit atau Bursa CPO pada Jumat (20/10/2023) di kantor PT Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia (ICDX).

"Kami targetkan triwulan pertama 2024 kita sudah bisa dapat price reference. Itu artinya jika, itu sudah kredibel artinya volumenya cukup dan harganya juga tidak naik turun tidak drastis sekali jadi kita bisa yakini pembeli penjualnya itu money to money," ujar Kepala Bappebti Didid Noordiatmoko, Jumat (20/10/2023).

Didid menambahkan, harga acuan tersebut ditujukan untuk dapat membuat harga CPO lebih fair. Dia mengklaim, melalui perdagangan di Bursa CPO ini akan lebih terorganisir.

"Ini bukan soal harus tinggi, atau harus naik. Tapi fair, dimana awal sesi dibuka dengan harga Rp12.485 per kg dan dapetnya Rp11.305 per kg dan itulah yang fair," ucapnya.

Meski begitu, Didid mengatakan, harga acuan tidak akan memaksa pihak manapun untuk menggunakannya sebagai harga acuan.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

PT DKI Tetap Hukum Advokat Ariyanto 16 Tahun Penjara, Uang Pengganti Jadi Rp21 Miliar

57 tahun lalu

Satgas Pangan Endus Indikasi Kartel di Balik Harga TBS Sawit Anjlok

57 tahun lalu

Harga TBS Sawit Anjlok Signifikan, 300 Perusahaan bakal Diperiksa

57 tahun lalu

Kelangkaan Makin Parah! HET Minyakita Naik Bikin Konsumen Menjerit

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal