Bappebti Targetkan RI Punya Harga Acuan CPO pada Kuartal I 2024

Heri Purnomo
Kepala Bappebti Didid Noordiatmoko. (Foto: Heri Purnomo/MPI)

Akan tetapi, harga acuan CPO nantinya bisa digunakan oleh Kementerian Perdagangan dalam membentuk Harga Patokan Ekspor (HPE) serta digunakan pemerintah daerah (Pemda) dan Kementerian Pertanian untuk membentuk harga tandan buah segar (TBS) sawit.

"Kami mengeluarkan harga acuan saja. Nanti masing-masing instansi bebas menggunakan apa. Kami tidak memaksa, tapi ini merupakan harga yang fair. Karena dari hasil perdagangan yang fair. Karena ini akan berpengaruh terhadap akuntabilitas dia," tuturnya.

Pada perdagangan bursa hari pertama dan di sesi pertama ini ada transaksi sebanyak 4 lot. Adapun, 1 lot adalah 25 metrik ton CPO. Yang artinya ada transaksi sebanyak 100 metrik ton CPO.

Dia menjelaskan, pada sesi pertama transaksi Bursa CPO ini dibuka dengan harga Rp12.485 per kg. Adapun pada transaksinya 100 metrik ton tersebut terjual dengan harga Rp11.305 per kg.

Dalam satu hari, Bursa CPO melayani 3 sesi perdagangan, yakni sesi pagi mulai pukul 10.00-10.59 WIB, sesi siang pukul 16.00-16.59 WIB, dan sesi malam mulai pukul 21.00-21.59 WIB. Masing-masing sesi terdiri dari 6 jenis kontrak penjualan CPO, yakni 3 kontrak CPO Belawan dan 3 kontrak CPO Dumai.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

PT DKI Tetap Hukum Advokat Ariyanto 16 Tahun Penjara, Uang Pengganti Jadi Rp21 Miliar

57 tahun lalu

Satgas Pangan Endus Indikasi Kartel di Balik Harga TBS Sawit Anjlok

57 tahun lalu

Harga TBS Sawit Anjlok Signifikan, 300 Perusahaan bakal Diperiksa

57 tahun lalu

Kelangkaan Makin Parah! HET Minyakita Naik Bikin Konsumen Menjerit

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal