JAKARTA, iNews.id - Subholding Perkapalan milik PT Pertamina (Persero) atau PT Pertamina Shipping International (PIS) yang baru diresmikan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, telah menyiapkan lima aksi korporasi yang akan dimulai tahun ini.
Menurut Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Nicke Widyawati, lima aksi korporasi telah dipersiapkan PIS, dan siap dilakukan secara bertahap pascaperesmian oleh Menteri BUMN.
Aksi korporasi pertama yang akan dilakukan pada 2021, yaitu PT PIS akan membeli Kapal Aquarius atau kapal LNG. Pembelian tersebut menambah daftar 750 kapal yang dimiliki pertamina saat ini.
"Rencananya, LNG akan digunakan untuk mendukung supply gas ke Kilang Cilacap pemilik Pertamina dan memasok gas sebagai konversi Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) milik PT PLN (Persero)," kata Nicke, di Jakarta, Rabu (5/5/2021).
Kedua, PT PIS akan melakukan investasi untuk mendukung pembangunan kapal Floating Storage and Regasification Unit (FSRU), pada 2022. Kapal FSRU memiliki kapasitas kargo penyimpanan gas alam cair atau Liquefied Natural Gas (LNG) sebesar 170.150 m3 dengan kapasitas unit regasifikasi 300 juta kaki kubik standar per hari (MMSCFD).