Kapal FSRU ini nantinya akan terintegrasi dengan pembangkit listrik bertenaga gas dengan turbin ganda atau Combined Cycle Gas Turbin (CCGT) berkapasitas 1.760 MW.
"Kami juga akan meningkatkan value PIS dengan masuknya PIS ke pasar gas. Dengan 17.000pulau dan program net zero emission di 2030, gasifikasi menjadi sangat penting," ujar Nicke.
Ketiga, PT PIS akan menggandeng sejumlah mitra strategis untuk memperluas pasar perusahaan baik regional dan internasional. Sebab, saat ini masih banyak perusahaan yang hanya fokus di regional.
Keempat, PT PIS akan mengintegrasikan lima terminal seperti Terminal Pulau Sambu, Uban, Tanjung Sekong, Kotabaru, hingg Bau-Bau. Penyatuan terminal tersebut diyakini mampu mendorong kinerja perseroan ke market Asean.
Kelima, PT PIS akan melakukan penawaran saham perdana atau Initial Public Offering (IPO) pada 2021. Aksi ini dibeberkan Menteri BUMN, Erick Thohir. Meski begitu, Menteri BUMN enggan membeberkan waktu pasti IPO.