Baru IPO, Saham Royal Prima Kena Auto Reject Atas

Gilang Praditya
Saham PT Royal Prima Tbk (PRIM), emiten yang baru saja mencatatkan saham perdana (initial public offering/IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI) melesat dan menyentuh batas auto reject atas. (Foto: Okezone.com)

Direktur Royal Prima, Mok Siu Pen mengatakan, perusahaan mengincar dana IPO Rp975 miliar dengan rincian Rp600 miliar saat penjualan saham perdana dan Rp375 diperoleh dari penerbitan waran.

Dana ini, kata dia, akan digunakan untuk keperluan ekspansi perusahaan. Sekitar 46 persen akan dipakai untuk mengakuisisi rumah sakit di beberapa daerah seperti Medan, Pekanbaru, Jambi, Tangerang, Bekasi, dan Jakarta. Sisanya digunakan untuk membeli peralatan medis dan penguatan infrastruktur teknologi informasi.

“Kita sih masih cukup belanja modal tapi dana IPO ini akan digunakan seefisien mungkin, karena bagaimana juga harus percaya pada dana investor ke kita. Jadi kita akan sangat efisien dalam penggunaan dana ini,” kata dia di Gedung BEI, Jakarta, Selasa (15/5/2018).

Untuk tahun ini, Mok mengatakan Royal Prima menargetkan pendapatan mencapai Rp445 miliar dengan laba sekitar Rp45 miliar. Selain itu, perusahaan juga akan memperluas cadangan tanah menjadi 15 hektare hingga 2020 mendatang.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
Bisnis
13 hari lalu

3 Perusahaan Berpeluang Listing di Bursa pada Akhir Tahun

Bisnis
15 hari lalu

KISI Luncurkan Fitur IPO dan Tampilan Baru KINDS di iKISI, Permudah Akses Investor

Keuangan
26 hari lalu

OJK Ungkap Kinerja Pasar Modal Moncer, IHSG Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Masa

Nasional
1 bulan lalu

Survei IPO: Publik yang Puas dengan Peran Wapres Gibran Cuma 29 Persen

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal