BASF dan Eramet Batal Investasi Hilirisasi di Sonic Bay, Ini Kata Kementerian Investasi

Aditya Pratama
Kementerian Investasi menyebut batalnya investasi BASF dan Eramet di Proyek Sonic Bay tidak menurunkan minat investor asing untuk menanamkan modal di sektor hilirisasi. (Foto: Ilustrasi/Freepik)

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menanggapi pembatalan rencana investasi pemurnian nikel oleh dua perusahaan Eropa BASF dan Eramet di Proyek Sonic Bay, Maluku Utara. Pihaknya menegaskan hal ini tidak menurunkan minat investor asing untuk menanamkan modalnya pada sektor hilirisasi di Tanah Air.

Kedua perusahaan tersebut diketahui telah memiliki legalitas usaha atas nama PT Eramet Halmahera Nikel (PT EHN) untuk mengembangkan proyek Sonic Bay senilai 2,6 miliar dolar AS di Kawasan Industri Teluk Weda, Maluku Utara. Proyek ini berupa pembangunan pabrik pemurnian nikel dengan teknologi High Pressure Acid Leach (HPAL) yang menghasilkan Mixed Hydroxide Precipitates (MHP). 

Deputi Bidang Promosi Penanaman Modal Kementerian Investasi/BKPM Nurul Ichwan menuturkan, keputusan BASF dan Eramet membatalkan investasi merupakan keputusan bisnis yang diperoleh setelah melakukan berbagai evaluasi.

”Kami dari awal terus mengawal rencana investasi ini. Namun pada perjalanannya, perusahaan beralih fokus, sehingga pada akhirnya mengeluarkan keputusan bisnis membatalkan rencana investasi proyek Sonic Bay ini,” ujar Ichwan dalam keterangan tertulis dikutip, Jumat (28/6/2024).

Dia menyebut, berdasarkan keterangan perusahaan, keputusan BASF dan Eramet untuk tidak meneruskan rencana investasi didasarkan pada pertimbangan akan perubahan kondisi pasar nikel yang signifikan, khususnya pada pilihan nikel yang menjadi suplai bahan baku baterai kendaraan listrik. Sehingga, BASF memutuskan bahwa tidak ada lagi kebutuhan untuk melakukan investasi suplai material baterai kendaraan listrik. 

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
17 jam lalu

Purbaya Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen di 2027, Pacu Investasi Naik 7 Persen

23 jam lalu

Investasi Lebih Menarik lewat Promo Investor: Brand New Fifty dari MNC Sekuritas dan MNC Bank

6 hari lalu

Saksikan IG Live MNC Sekuritas bersama KIM Indonesia: Strategi Cerdas Mengelola Dana di Tengah Kesibukan Aktivitas Pekerjaan

7 hari lalu

Bahlil Targetkan Pembangunan PLTS 100 GW Dikerjakan Bertahap dalam 3 Tahun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal