JAKARTA, iNews.id - PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) mengumumkan kinerja keuangan yang berakhir pada 31 Maret 2026 (Q1-2026). BCAP mencatatkan pendapatan konsolidasi sebesar Rp990,58 miliar (+9,6% year-on-year/yoy) dibandingkan pendapatan Q1-2025 yang senilai Rp903,91 miliar.
Pendapatan bunga dan dividen mendominasi 54,4% dari total pendapatan BCAP pada Q1-2026, atau senilai Rp539,10 miliar (+2,7% yoy). Selain itu, pendapatan jasa asuransi berkontribusi 28,7%, mencapai Rp284,19 miliar (+16,7% yoy). Pertumbuhan pendapatan BCAP juga ditopang oleh pendapatan digital sebesar Rp124,78 miliar (+40,0% yoy), pendapatan pasar modal Rp20,37 miliar, pendapatan pembiayaan keuangan syariah sebesar Rp11,62 miliar (+36,3% yoy), dan pendapatan operasional lainnya sebesar Rp10,50 miliar.
Seiring dengan keberhasilan Perseroan dalam mendorong pertumbuhan pendapatan, laba bersih BCAP tumbuh solid (+28,6% yoy) menjadi Rp51,65 miliar pada Q1-2026, dibandingkan Rp40,17 miliar pada Q1-2025. Sementara laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk meningkat signifikan (+42,3% yoy) menjadi Rp46,75 miliar pada Q1-2026.
Dari posisi neraca, total aset konsolidasi BCAP tercatat sebesar Rp30,88 triliun (+6,3%) pada Q1-2026, dari Rp29,04 triliun pada FY-2025. Total liabilitas juga meningkat menjadi Rp25,42 triliun (+7,7%) per akhir Maret 2026, dibandingkan Rp23,62 triliun per akhir Desember 2025. Pada 31 Maret 2026, total ekuitas Perseroan tercatat sebesar Rp5,46 triliun (+0,4%), dari Rp5,42 triliun pada 31 Desember 2025.
UPDATE BISNIS
Pertumbuhan BCAP didukung oleh ekosistem keuangan digital yang terintegrasi, dengan tiga pilar bisnis strategis yaitu: