Bebani Nasabah Bersaldo Kecil, Biaya Tarik Tunai di ATM Link Minta Ditinjau Ulang

Hafid Fuad
ATM LInk

JAKARTA, iNews.id - Dikenakannya biaya penarikan tunai dan cek saldo oleh nasabahbank BUMN di ATM Link pada awal Juni 2021 mendatang dikritisi sejumlah pihak. Itu lantaran dikhawatirkan akan membebani nasabah bersaldo kecil.

Anggota Komisi XI DPR RI Puteri Komarudin mengatakan, rencana tersebut perlu ditinjau kembali oleh bak-bank BUMN yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) karena bisa memberatkan masyarakat kecil. 

"Ini terutama akan memberatkan nasabah yang masih bergantung pada ATM Link karena akses ATM Bank Himbara maupun layanan digital masih terbatas di daerah-daerah," kata Puteri saat dihubungi MNC Portal Indonesia di Jakarta, Kamis (27/5/2021).

Dia menjelaskan, kehadiran ATM Link tujuannya untuk memberikan kemudahan transaksi dan efisiensi bagi nasabah maupun Bank Himbara. Apabila kebijakan pengenaan tarif tersebut dilakukan justru bisa memengaruhi kepercayaan nasabah terhadap layanan Bank Himbara. 

"Kebijakan ini berpotensi membatasi layanan keuangan yang harusnya dapat diakses lebih banyak nasabah," katanya.

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
5 hari lalu

Kemenkeu Pastikan Dana SAL Rp299 Triliun Tetap di Himbara hingga Juli 2027

16 hari lalu

Rayakan Hari Pelanggan Nasional, Pegadaian Hadirkan “An Evening with Pegadaian” dan Semangat “Tenang Saja” Bersama Tring!

20 hari lalu

Rayakan Hari Pelanggan Nasional, MNC Bank Hadirkan Apresiasi Spesial bagi Nasabah

1 bulan lalu

PNM Peduli Ulurkan Tangan untuk Korban Gempa di NTT

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal