Begini Langkah Pertamina dalam Pengembangan Bahan Bakar Rendah Karbon

Suparjo Ramalan
Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati dalam acara Plenary Session Indonesia Sustainability Forum (ISF) 2023. (Foto: Istimewa)

Keempat, kesiapan masyarakat, baik sebagai produsen maupun konsumen, dengan meningkatkan kesadaran dan pendidikan. Keempat faktor tersebut harus tingkatkan bersama-sama. 

“Saya percaya bahwa transisi ke bahan bakar rendah karbon memerlukan pendekatan holistik yang melibatkan pemerintah, swasta, publik, pemodal, dan investor,” tuturnya.

Pada sesi yang sama, Sekretaris Kementerian BUMN, Rabin Indrajad Hattari menjelaskan, dalam hal pengembangan bahan bakar di masa depan harus mempertimbangan kemandirian energi. Beberapa potensi yang dipertimbangan antara lain, Geothermal, Hydro, Surya, Biodiesel, Bioetanol, termasuk LNG yang sedang digarap oleh Pertamina.

“Indonesia adalah wilayah yang kaya sumber daya alam. Biofuel dan energi dari limbah adalah beberapa area yang kami kerjakan bersama dengan beberapa kementerian terkait, terutama Kementerian Energi, untuk lebih memperkuat, tidak hanya BUMN kami, tetapi juga sektor swasta,” kata Rabin.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
13 jam lalu

Harga BBM Pertamina 21 Maret 2026 saat Lebaran, Ada yang Naik?

Nasional
1 hari lalu

Pertamina Temukan Harta Karun Migas di Sumsel, Berpotensi Hasilkan 505 Barel Minyak per Hari

Nasional
2 hari lalu

Daftar Harga BBM Pertamina 20 Maret 2026 jelang Lebaran, Lengkap Pertalite-Pertamax

Nasional
3 hari lalu

Daftar Harga BBM Pertamina Hari Ini 19 Maret 2026, Cek Sebelum Mudik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal