BEI Harap Ada BUMN IPO pada Pemerintahan Prabowo-Gibran

Cahya Puteri Abdi Rabbi
Direktur Utama BEI, Iman Rachman. (Foto: YouTube Indonesia Stock Exchange)

Namun, dia menyadari terdapat tantangan dan peluang BUMN dan anak usahanya untuk melantai di bursa. Adapun tantangan perusahaan BUMN untuk IPO adalah soal waktu. 

Iman menyebut, jika perusahaan BUMN IPO di saat kondisi pasar tidak baik maka akan berdampak negatif pada kinerja saham.

“Memang IPO is about timing. Ini saya pernah jadi underwriter, walaupun perusahaan bagus tapi kondisi pasarnya jelek, ya juga jelek,” kata dia.

Iman mencontohkan, PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) berhasil IPO ketika kondisi industri sedang baik. 

Selain fokus pada perusahaan BUMN yang ingin melantai di bursa, Iman juga menekankan BEI perlu mempersiapkan pembeli untuk saham IPO. Hal tersebut termasuk bekerja sama dengan lembaga keuangan seperti dana pensiun, perusahaan asuransi, dan BPJS Ketenagakerjaan. 

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
2 hari lalu

Aturan Baru OJK: Beli Saham BEI Tak Boleh dari Utang hingga Dana Pencucian Uang

8 hari lalu

Islah Bahrawi Duga Video Budi Arie Sengaja Dibocorkan: Jokowi Mungkin Kecewa dengan Prabowo

8 hari lalu

Dikaitkan dengan Demo 27 Agustus, Kubu Budi Arie Sindir Relawan Prabowo: Terlalu Halu

8 hari lalu

Danantara Buka Suara soal Rencana Kuasai 40% Saham BEI

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal