BEI Ingatkan Investor Tak Pakai Uang Belanja atau Utang untuk Beli Saham

Rina Anggraeni
Bursa Efek Indonesia (BEI) menyarankan investor saham berinvestasi dengan uang dingin alias tak terpakai dalam jangka pendek. (Foto: ilustrasi/Okezone)

Sebagai informasi, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang terus menguat mendorong investor, terutama pemula untuk berbondong-bondong membeli saham. Sebagian dari mereka bahkan harus berutang dengan harapan meraih untung dari selisih kenaikan harga (capital gain).

Di salah satu forum internet, ada salah satu investor yang meminjam uang lewat aplikasi pinjaman online sebesar Rp170 juta. Uang tersebut dibelikan saham ANTM 500 lot dengan menaruh posisi tanpa tawar.

Bahkan, ada investor lain yang menggunakan uang arisan dan uang milik anggota PKK untuk membeli saham KAEF. Padahal, harga saham tersebut tengah turun menyentuh auto reject bawah (ARB) beberapa kali.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
11 jam lalu

Selain Pemerasan Izin Tinggal WNA, Silmy Karim Didakwa Terima Gratifikasi Rp33,8 Miliar

12 jam lalu

IHSG Hari Ini Ditutup Anjlok 3,49 Persen ke 5.098, Seluruh Sektor Melemah

19 jam lalu

IHSG Hari Ini Dibuka Menguat 0,43% ke 5.305, Sektor Apa yang Paling Bersinar?

1 hari lalu

BEI Pasang Target 25 Perusahaan IPO Tahun Depan, Transaksi Harian Naik Jadi Rp21 Triliun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal