BEI Lampaui Target IPO Tahun Ini

Isna Rifka Sri Rahayu
Ilustrasi (Foto: iNews.id/YULIANTO)

Meskipun melampaui target, BEI masih kesulitan menggaet perusahaan-perusahaan kelas kakap untuk terlibat di bursa. Dengan begitu, emisi atau perolehan dana dari IPO tercatat masih minim dibandingkan perolehan dana tahun lalu yang mencapai Rp12,07 triliun atau turun 22 persen.

Tapi, dia mengaku banyak perusahaan berskala menengah yang memanfaatkan pasar modal untuk mendapatkan dana.

"Dari sisi angka memang kecil. Tapi banyak juga perusahaan kecil dan menengah atau e-commerce yang mulai manfaatkan dana lewat pasar modal," ujarnya.

Pada tahun 2017, sejumlah perusahaan yang meraup dana terbesar dari IPO antara lain PT Garuda Maintenance Facility ArAsa Tbk (GMFI) Rp2,82 triliun, PT Anaya Land International Tbk (NASA) Rp1,1 triliun, dan Rp PT PP Presisi Tbk (PPRE) sebesar Rp1,02 triliun.

Pada tahun depan, Samsul mengatakan, otoritas bursa menargetkan 35 perusahaan lagi untuk melantai bursa tahun depan. Dia menyebut, saat ini sudah ada empat perusahaan yang masuk dalam daftar rencana atau pipeline untuk segera go-public pada awal 2018.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
21 jam lalu

Baru 7 Emiten Melantai di Bursa hingga Juli 2026, OJK Persilakan BEI Revisi Target IPO

22 jam lalu

OJK Beri Restu BEI Revisi Target IPO 2026, Ini Alasannya

5 hari lalu

Tips MotionTrade: 4 Cara Mengelola Risiko Investasi ETF

19 hari lalu

Saham SpaceX Anjlok, Kekayaan Elon Musk Menyusut Jadi Rp15 Kuadriliun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal