BEI: Masyarakat Harus Nikmati Keuntungan Investasi Saham

Isna Rifka Sri Rahayu
Ilustrasi (Foto: iNews.id/Yudistiro)

JAKARTA, iNews.id - Pasar modal Indonesia sudah lama didominasi asing. Pada 2015 saja sekitar 63 persen saham di bursa dimiliki oleh asing.

Dengan jumlah modal yang sama, asing juga investasi ke Malaysia dan Thailand. Namun, karena pasar keduanya didominasi domestik maka asing hanya menguasai sekitar 25 persen.

Kondisi tersebut disebabkan karena salahnya persepsi masyarakat Indonesia mengenai pasar modal. Mayoritas berpandangan saham hanya bisa digapai oleh kalangan tertentu saja yang memiliki modal besar.

"Pandangan masyarakat kita bursa merupakan hal yang jauh di awan sana. Persepsi kalau saham investasi itu mahal, saham itu spekulasi, pemahaman itu membuat masyarakat takut jadi investor," kata Direktur Pengembangan Bisnis PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Nicky Hogan dalam Talkshow Book of the Week di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (26/1/2018).

Padahal, dia menilai, sejak 10 tahun belakangan, pasar modal Indonesia tumbuh signifikan di banding negara Asia lainnya. Untuk awal tahun ini saja, mengalami kenaikan sekitar empat persen. Namun pertumbuhan ini malah dinikmati oleh investor asing.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Keuangan
6 hari lalu

Hari Terakhir Perdagangan 2025, IHSG Ditutup Menguat ke 8.646 

Keuangan
6 hari lalu

IHSG Sentuh Rekor Tertinggi 24 Kali Sepanjang 2025, Kapitalisasi Pasar Tembus Rp16.000 Triliun

Keuangan
11 hari lalu

Deretan 10 Saham Top Gainers Sepekan, Ada yang Naik 94 Persen

Keuangan
11 hari lalu

IHSG Sepekan Melemah 0,83 Persen, Kapitalisasi pasar Turun Jadi Rp15.603 Triliun 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal