"Sekian puluh tahun bursa kita naik signifikan dan yang nikmati adalah investor asing. Kenapa bukan masyarakat kita yang nikmati?" ucapnya.
Pemahaman masyarakat mengenai pasar modal harus diubah dengan menanamkan bahwa investasi saham bukan hal yang menakutkan. Untuk itu, pihak-pihak yang mengerti mengenai pasar modal perlu membantu untuk mengubah persepsi tersebut.
"Makanya saya sering bilang ketika pertemuan investor untuk jangan pakai istilah main saham. Karena akan membuat masyarakat umum berpikir saham hanya mainan untuk kalangan tertentu," tuturnya.
Selain itu, beberapa masyarakat berpikir jika saham merupakan investasi ilegal yang bisa membuat uang melayang. Apalagi beberapa tahun belakangan marak kasus investasi bodong.
Padahal, jika mau memahami dan mencari tahu mengenai pasar modal, persepsi masyarakat mengenai hal tersebut sangat berlebihan. Sebab, untuk menjadi investor saham sangatlah mudah.
Saat ini, saham dapat dibeli seharga Rp100.000 dan selama memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) siapa pun bisa membuka rekening di pasar saham. Selain itu, masyarakat juga tidak wajib memahami teknikal saham yang cocok untuk dibeli selama saham tersebut bagus.
“Investasi tiap hari baik buat beli saham. Begitu masuk bursa ada dua ruangan sebagai investor atau trader. Kalau sebagai investor tiap saat yang tepat untuk masuk. Tiap gajian masukan tidak peduli pasar gimana karena jangka panjang," kata dia.