Benarkah Platform PeduliLindungi Buatan Asing? Ini Fakta-faktanya

Suparjo Ramalan
Benarkah platform PeduliLindungi buatan asing? Ini fakta-faktanya

"Nilai-nilai positif itu kami ambil dan kembangkan sepenuhnya secara mandiri, tanpa campur tangan pihak asing, hingga lahirlah PeduliLindungi. Pengembangan PeduliLindungi akan terus dilakukan, demi menciptakan kenyamanan yang optimal bagi masyarakat,” kata Reza dalam keterangannya, Selasa (14/9/2021). 

Menurut Reza, kini saatnya masyarakat membantu pemerintah menghadapi pandemi Covid-19, salah satunya dengan mulai menggunakan PeduliLindungi dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, masyarakat diharap dapat mengurangi produksi dan sebaran hoaks serta misinformasi terkait PeduliLindungi agar kondisi tetap kondusif. 

PeduliLindungi merupakan alat bantu pemerintah dalam melakukan tracing yang saat ini telah menjadi salah satu protokol kesehatan di area-area publik untuk mengatasi pandemi Covid-19 sekaligus mendukung upaya pemerintah agar perekonomian dapat terus berjalan. 

Imbauan ini disampaikan setelah belakangan berbagai hoaks dan misinformasi terkait PeduliLindungi muncul di media sosial. Beragam hoaks dan misinformasi ini ironisnya hadir melalui komentar sejumlah tokoh dan pegiat media sosial. 

“Persoalan keamanan data yang diproses PeduliLindungi sudah tuntas jelas, di mana seluruh data dipastikan terjaga dan diproses secara mandiri oleh Indonesia. Kami harap seluruh masyarakat, tokoh, dan pegiat media sosial bisa lebih bijak dan berhati-hati apabila menyampaikan argumen atau pendapat mengenai keamanan data pada PeduliLindungi. Semua pendapat yang disampaikan harus didasarkan pada bukti dan fakta yang jelas, agar tidak justru menyesatkan masyarakat dan menghambat upaya Indonesia menyudahi pandemi Covid-19,” tutur Reza. 

Sebelumnya, mantan Komisaris Garuda Indonesia Peter F Gontha melalui akunnya di Instagram menyebut, PeduliLindungi buatan Singapura. Namun unggahan itu kini telah dihapus.

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

IDAI Tuntut Kemenkes Batalkan Pemecatan Dokter Piprim dan 3 Pediatri Lainnya!

Nasional
3 hari lalu

Ekonom Kritik Produk AS Masuk RI Tak Wajib Sertifikasi Halal, Ancam Industri Nasional

Nasional
4 hari lalu

Pemerintah Impor 1.000 Ton Beras dari AS, Pastikan Tak Berdampak terhadap Produksi Nasional

Nasional
5 hari lalu

Kesepakatan Dagang Baru: Produk AS Masuk RI Tak Wajib Sertifikasi Halal

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal