Beredar Kabar 1.300 Karyawan Di-PHK, Begini Kata Bos Krakatau Steel

Rahmat Fiansyah
Pabrik baja. (Foto: ilustrasi/Ant)

Mantan bos Pindad itu menyebut, restrukturisasi ini membutuhkan kerja sama seluruh pihak untuk menyelematkan bisnis baja KS. Dia menyadari program ini tidak akan menyenangkan semua pihak.

"Jadi tidak benar ada PHK massal kepada karyawan Krakatau Steel. Restrukturisasi organisasi tidak selalu identik dengan Pemutusan Hubungan Kerja, ada banyak cara dalam perampingan struktur organisasi," tutur dia.

Silmy memastikan terus menjalin komunikasi dengan berbagai pihak terkait seperti serikat dan karyawan, pemerintah, dan pihak-pihak lain yang terlibat dalam program restrukturisasi tersebut. Dia kembali menegaskan langkah ini diambil untuk menyelamatkan KS yang tak lain tulang punggung industri dan pembangunan di Indonesia.

Untuk diketahui, KS tengah melakukan restrukturisasi utang dengan bank-bank BUMN, terutama Bank Mandiri selaku kreditur terbesar perseroan. Kredit mewajibkan KS mengusulkan program restrukturisasi agar tenor utang bisa diperpanjang.

Per 31 Desember 2018, total utang jangka pendek KS mencapai 1,13 miliar dolar AS atau sekitar Rp16 triliun sementara utang jangka panjang mencapai 811 juta dolar AS atau Rp11 triliun.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
11 hari lalu

Usai Dimediasi Polri-Kemnaker, 134 Buruh yang di-PHK PT Amos Dapat Pesangon Rp12,7 Miliar

11 hari lalu

1.500 Buruh Garmen di Jateng Terancam PHK, Said Iqbal Minta Satgas Turun Tangan

15 hari lalu

PHK Januari-Juni 2026 Tembus 32.389 Buruh, Terbanyak Ada di Jabar

19 hari lalu

Kejagung Terbitkan 3 Sprindik Baru, Status Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Kembali Jadi Saksi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal