Bertahan saat Pandemi, OJK Siapkan Strategi Kembangkan Keuangan Syariah

Hafid Fuad
OJK

JAKARTA, iNews.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan data keuangan syariah di Indonesia memiliki resiliensi atau daya tahan yang baik di masa pandemi hingga berlanjut di periode saat ini. 

Data dari perkembangan aset industri keuangan syariah, tidak termasuk saham syariah, per Februari 2021 lalu mampu mencapai Rp1.836,57 triliun dengan pertumbuhan cukup tinggi mencapai 23,52 persen secara year on year (yoy). 

Ketua DK OJK Wimboh Santoso mengatakan, pihaknya ke depan akan terus mendorong lembaga keuangan syariah dengan berbagai upaya. Terutama agar pelaku jasa keuangan syariah dapat memiliki infrastruktur yang kuat dan lengkap. 

"Mulai dari keandalan teknologi informasi, produk dan layanan yang bervariasi dan berkualitas, serta pricing produk yang murah," ujar Wimboh di Jakarta, Senin (3/5/2021).

Selain kitu, juga akan didorong penyaluran pembiayaan syariah kepada sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang terintegrasi dengan ekosistem pengembangan ekonomi syariah hingga industri halal. Pengembangan juga akan dilakukan pada instrumen keuangan syariah demi memperdalam pasar keuangan syariah sekaligus memperbanyak alternatif pembiayaan usaha berbasis syariah.

Lebih lanjut dia mengatakan, OJK juga akan terus mengembangkan dan menyinergikan antara ekosistem ekonomi syariah seperti industri halal, lembaga keuangan syariah, dan produk keuangan sosial Islam dengan ekosistem pembiayaan berbasis digital.

Digitalisasi sektor keuangan dan ekonomi syariah akan berfokus pada diferensiasi dan penyediaan produk syariah kepada masyarakat. Karena itu, dibutuhkan kemampuan TI yang mutakhir.

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
Nasional
6 hari lalu

OJK Bongkar 8 Modus Fraud Dana Syariah Indonesia: Skema Ponzi hingga Proyek Fiktif

Nasional
6 hari lalu

OJK Siap Gugat Dana Syariah Indonesia dalam Kasus Gagal Bayar

Nasional
6 hari lalu

OJK Laporkan Kasus Gagal Bayar Dana Syariah Indonesia ke Istana

Keuangan
13 hari lalu

OJK: Jumlah Investor Pasar Modal Indonesia Melonjak 36,95 Persen Sepanjang 2025

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal