Bertemu Presiden Korsel, Jokowi Harap Realisasi Investasi LG di Batam Dipercepat

Raka Dwi Novianto
Presiden Jokowi mengangkat sejumlah isu yang dibahas bersama Presiden Republik Korea Yoon Suk Yeol pada pertemuan bilateral di Istana Merdeka, Jumat (9/8/2023). (Foto: BPMI Setpres)

“Bapak Presiden juga mengapresiasi dukungan pemerintah Korea Selatan untuk pembangun IKN sebagai smart city dan mengharapkan dukungan Korea Selatan untuk sektor SDM (sumber daya manusia) dan digitalisasi birokrasi khususnya untuk mempercepat transformasi birokrasi,” ucapnya. 

Isu terakhir yang dibahas oleh Presiden Jokowi dan Yoon terkait pekerja migran Indonesia (PMI). Dalam kesempatan itu, Jokowi menyampaikan apresiasi atas peningkatan kuota PMI yang dapat bekerja secara profesional di Republik Korea.

“(Presiden) memohon penguatan pelindungan dan juga mengharapkan agar penguatan pelindungan ini sesuai dengan apa yang sudah disepakati di IK-CEPA (Indonesia-Korea Comprehensive Economic Partnership Agreement) dan kita akan dapat mulai melakukan pengiriman pekerja profesional,” katanya. 

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
7 jam lalu

Luhut: Jokowi Orang Baik, Patut Dicontoh meski Punya Kekurangan

21 jam lalu

Kaesang Buka Suara soal Jabatan Jokowi usai Pamer KTA PSI

1 hari lalu

Politisi PDIP Sindir Jokowi: Diminta Tunjukkan Ijazah kok Malah Pamer KTA PSI

2 hari lalu

Kenapa Jokowi Baru Tunjukkan KTA PSI di Bandung? Ternyata Ini Alasannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal