KNKT Rilis Hasil Investigasi, Ungkap 6 Faktor Picu Tabrakan KA Argo Bromo dengan KRL di Bekasi
JAKARTA, iNews.id - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menerbitkan laporan investigasi terkait kecelakaan tabrakan KA 4B Argo Bromo dan KA5568 A Commuter Line di Jalur I Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi. Dalam laporan tersebut, KNKT mengidentifikasi enam faktor yang berkontribusi terhadap kecelakaan.
"Faktor yang berkontribusi merupakan tindakan, kondisi, kejadian atau kombinasi dari hal-hal tersebut yang apabila dihilangkan, dihindari, atau tidak ada, akan mengurangi kemungkinan terjadinya kecelakaan atau mengurangi tingkat keparahan kecelakaan," tulis laporan KNKT.
Keenam faktor tersebut yakni:
1. Tidak teridentifikasinya kondisi hazard hubungan persinyalan St. Bekasi-St. Bekasi Timur
Saat kecelakaan terjadi, KA Argo Bromo berjalan langsung dari Jalur III Stasiun Bekasi melalui Sinyal Keluar J12 yang menunjukkan aspek hijau. Setelah itu, KA menghadapi Sinyal Blok B104 yang menunjukkan aspek merah karena masih terdapat KA 5568A Commute Line di Stasiun Bekasi Timur, tepatnya di track 104BT.
Dalam kondisi tersebut, Masinis KA Argo Bromo tidak mendapatkan sinyal yang menunjukkan aspek kuning sebagai informasi bahwa sinyal berikutnya menunjukkan aspek merah.