Besok, KPPU Panggil Perusahaan Minyak Goreng terkait Dugaan Kartel

Athika Rahma
Besok, KPPU panggil perusahaan minyak goreng terkait dugaan kartel

JAKARTA, iNews.id - Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) akan memanggil perusahaan besar minyak goreng besok, Jumat (4/2/2022), terkait dugaan kartel minyak goreng hingga membuat harganya melonjak. Ada sekitar 4-5 perusahaan besar yang menguasai pasar minyak goreng.

"Perusahaan-perusahaan tersebut akan dipanggil besok oleh KPPU untuk diminta keterangan terkait indikasi kartel. Kenapa indikasi kartel? Karena ada sinyalnya, jadi ketika ada kenaikan harga CPO, dijadikan momentum oleh para pelaku ini menaikkan harga produk," kata Ketua KPPU Ukay Karyadi dalam diskusi publik yang digelar Institut for Development of Economics and Finance (Indef) secara virtual, Kamis (3/2/2022).

Ukay menuturkan, ketika ada kenaikan harga Crude Palm Oil (CPO), maka situasi tersebut dijadikan momentum untuk pelaku usaha minyak goreng pada perusahaan besar untuk menaikkan harga. Padahal seharusnya mereka yang pabriknya terintegrasi secara vertikal dengan kebun sawit, mendapat pasokan dari kebunnya sendiri, maka harga minyak goreng mereka tidak terpengaruh harga CPO internasional.

"Itu karena mereka yakin meskipun harganya dinaikkan permintaan di pasar tinggi sehingga akan dibeli masyarakat," katanya.

Ukay juga menyoroti kenaikan harga minyak goreng yang terjadi secara bersamaan. 

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

Daftar Harga Pangan 5 Januari 2026, Beras hingga Minyak Goreng Kompak Naik

Nasional
16 hari lalu

Mentan Amran Tindak Tegas 2 Produsen Minyak Goreng Naikkan Harga di Atas HET 

Nasional
21 hari lalu

Dewan Pers dan KPPU Teken MoU untuk Persaingan Sehat di Ekosistem Digital  

Nasional
23 hari lalu

Daftar Harga Pangan 15 Desember: Aneka Ikan Naik, Beras hingga Cabai Turun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal