BI Sebut Kerugian RI akibat Perubahan Iklim Berpotensi Capai 40 Persen PDB pada 2050

Michelle Natalia
BI sebut kerugian RI akibat perubahan iklim berpotensi capai 40 persen PDB pada 2050. (Foto: ilustrasi/Okezone) 

Sebagai negara kepulauan, dia menjelaskan, perubahan iklim akan sangat mempengaruhi distribusi logistik ke seluruh wilayah. Pasalnya, mobilitas angkutan laut maupun udara sangat dipengaruhi kondisi cuaca.

Sementara sebagai negara agraris, Heru mengatakan, perubahan iklim akan sangat mempengaruhi produktivitas sektor pertanian dan perikanan, di mana proses produksinya sangat dipengaruhi oleh kondisi cuaca.

"Kita banyak nelayan, kalau gelombang tinggi atau badai, banyak yang tidak bisa melaut. Kemudian, kita agraris, pertanian dan perkebunan kalau kekeringan susah panen, kalau hujan juga susah panen," ucapnya.

Menurut Heru, dengan kondisi tersebut, perubahan iklim akan berdampak besar terhadap logistik dan rantai pasok Indonesia. Pada akhirnya juga akan berdampak ke perekonomian, perbankan, dan sistem keuangan.

Adapun kerugian ekonomi Indonesia yang diakibatkan oleh perubahan iklim saat ini sudah mencapai kisaran Rp100 triliun per tahun. Dia menyebut, angka itu akan terus meningkat setiap tahunnya.

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
57 tahun lalu

BMKG Ungkap Wilayah RI Paling Terdampak Fenomena El Nino, di Mana Saja?

57 tahun lalu

Mentan Ungkap Rencana Ekspor 10.000 Ton Beras ke Singapura: Stok Kita Ada 5,1 Juta Ton

57 tahun lalu

Prabowo: Kenapa RI Selama 81 Tahun Tak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?

57 tahun lalu

BNPP Terjun Langsung ke Perbatasan RI-Timor Leste, Telusuri Jalur Ilegal di Belu 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal