Biaya Transfer BI-Fast bakal Turun? Ini Penjelasan Bank Indonesia

Michelle Natalia
Bank Indonesia menyebut penyesuaian tarif transfer antarbank BI-Fast sangat bergantung pada banyak hal, salah satunya kondisi ekonomi. (Foto: ilustrasi/Okezone) 

NUSA DUA, iNews.id - Direktur Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia (BI), Ryan Rizaldy menyebut transfer uang antarbank dengan tarif Rp2.500 BI-Fast mendapatkan antusiasme tinggi dari masyarakat sejak dirilis. Menurutnya, kini banyak masyarakat yang rela menunggu layanan tersebut aktif untuk transfer.

"Bahkan masyarakat lebih rela menunggu BI-FAST aktif lagi daripada memilih biaya transfer Rp6.500, begitu besar preferensi dan kegemaran masyarakat akan BI-FAST," ujar Ryan dalam Pelatihan Wartawan BI di Nusa Dua, Bali, Jumat (23/8/2024) malam. 

Ketika ditanya apakah tarif transfer antarbank BI-FAST akan diturunkan atau tidak, Ryan menyebut bahwa ada sejumlah pertimbangan.

"Yang pasti, saat ini sepertinya masyarakat sangat enjoy dengan skema harga yang berlaku. Fokus kami lebih kepada bagaimana membangun sinergitas," tuturnya.

Menurutnya, masalah penyesuaian tarif sangat bergantung pada banyak hal, seperti kondisi ekonomi.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

UU P2SK Terbaru, Kemenkeu hingga Danantara Bisa Jadi Pemegang Saham BEI

57 tahun lalu

Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Ambles ke Rp17.843 per Dolar AS

57 tahun lalu

Revisi UU P2SK Terbit, Bank Indonesia Didorong Pacu Sektor Riil

57 tahun lalu

Utang Luar Negeri RI Naik 1,9%, Tembus 439,8 Miliar Dolar AS pada April 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal